Septian's note

Navigation

Recent site activity

Home‎ > ‎

blog

rencana implementasi SAN bersama windows dan AoE

posted Oct 21, 2008 9:59 PM by Septian Wibisono

Setelah sukses dengan LTSP kemaren, aku dapat masalah. yaitu, kurang efektifnya penggunaan komputer karena dalam sistem LTSP yang saya gunakan menggunakan 2 komputer sebagai server yaitu komputer yang menjalankan linux (edubuntu-7.04 dalam hal ini) sebagai booting machinenya dan komputer yang menjalankan windows server 2003 sebagai desktop machine.

jadi kendala yang paling umum bila menggunakan benda seperti ini adalah
#1 user awam mengira bahwa windows terinstall pada setiap PC padahal PC itu hanya tempat untuk nyambung ke server aja, jadi dinyalakanlah client itu tanpa server, hasilnya BLANK tanpa output selain booting error dan press any key after ....
#2 Harus menyalakan dua server terlebih dahulu baru clientnya, kebayang kan gimana klo satu server nyala tanpa yang lain, user jadi tanya "Lho ini kok gini, kok gak kayak biasanya?"
#3 Pengamanan dua kali, saat satunya berurusan dengan virus yang lainnya perbaiki konfigurasi dan hak akses
#4 lum da kendala lain yang lewat di kepala.

dan klo saya pake benda(sistem) yang sedang kurencanakan aku hanya perlu memaintain satu mesin yang onlinennya bersamaan. tapi tetep aja yang server harus dinyalakan lebih dulu sebelum client, minimal hanya satu PC yang digituin

Ubuntu-7.10 terinstall dengan sukses tanpa kurang satu apa

posted Oct 2, 2008 6:10 AM by Septian Wibisono

Akhirnya sempurna juga linuxku, setelah aku coba install macem2 linux tapi banyak yang bermasalah dengan driver, akhirnya aku coba ubuntu-7.10, dengan dukungan driver yang cukup memuaskan, begitu juga software2nya, repositorynya yahood bangets dah, hampir semua yang aku butuhin ada semua disana.

ini neeh skrinsutnya.

Persiapan migrasi ke Ubuntu

posted Sep 29, 2008 11:31 AM by Septian Wibisono

Sebelumnya aku merupakan pengguna windows sejati sebelum aku mengenal cara penginstalan dan implementasi penggunaan linux, dan lagi linux saat itu(2002-2005) masih belum familiar di telinga kita. penggunaan linuxku hanya terbatas pada main-main, gimana sih cara bikin web server gimana sih cara bikin ftp server, karena yang sering kutemui dan kuperagakan di internet saat itu adalah dua services tersebut.

Tapi setelah beberapa bulan kemudian setelah banyak sekali desktop linux diperkenalkan pada masyarakan, dan banyak pula diadakan workshop, maka saya mulai merambah ke dunia desktop linux, tapi masih sebatas virtual Machine, baru pada pertengahan tahun 2007 aku beranikan untuk menggunakan linux dalam PCku, linux yang kupakai adalah openSuSE-10.2 aku pilih distro ini karena kemudahannya dan fleksibilitasnya, lalu kuberanikan menginjak ubuntu, yang menurut saya saat itu merupakan distro miskin, saya sebut demikian karena untuk menginstall sesuatu saya diharuskan untuk tersambung ke internet, dan instalasi kuno menggunakan tar, ./configure, dan make tidak dapat saya lakukan dalam ubuntu, dengan cara menjadikannya istri ketiga dari PC saya. jadi yang pertama adalah windows, kedua open SuSE, dan yang ketiga ubuntu.

pernikahan ketiganya terpecah saat sang leptop datang, karena kekurangan space, maka saya hanya menikahkan laptop saya dengan windows dan openSuSE hingga sekarang. Karena belakangan ini distro ubuntu semakin banyak pendukungnya maka, saya berencana untuk berpindah ke ubuntu dalam aktu dekat ini, mungkin versi yang saya gunakan adalah ubuntu-7.10, karena barusan dapet repositorynya tuk versi itu dari temenku. hari ini aku masih mempersiapkan repositorynya dan mesih mencobanya pada mesin virtual. hasilnya, viola!!!! semuanya beres kecuali partisinya yang masih belum saya coba, tapi setting standard jalan normal kok.

Belajar bikin server

posted Sep 23, 2008 2:21 AM by Septian Wibisono

Belakangan ini aku kembali sibuk dengan obsesi lamaku untuk bermain dengan server-serveranku yang gak pernah selesai kupelajari. Tapi kali ini sedikit berbeda karena ada rasa LTSP disana. LTSP adalah kepanjangan dari "Linux Terminal Server Project" ini merupakan project dari komunitas linux untuk memungkinkan jaringan dengan client tanpa harddisk, atau dalam istilahnya thin client. Kenapa kali ini ada LTSP karena dalam jaringan di  sekolah tempat aku magang yang kubuat kondisinya memungkinkan untuk kuperlakukan seperti itu. secara garis besar kondisi yang ada adalah sedikit sekali komputer berresource besar <5, oleh karena itu kubuat aja LTSP+terminal servicenya win server 2003.

Sedangkan untuk project utamanya yaitu server DNS, proxy, mail, ftp, www, sebagai sarana untuk memperhalus LTSPnya aja

‹ Prev    1-4 of 4    Next ›