Sebelumnya aku merupakan pengguna windows sejati sebelum aku mengenal cara penginstalan dan implementasi penggunaan linux, dan lagi linux saat itu(2002-2005) masih belum familiar di telinga kita. penggunaan linuxku hanya terbatas pada main-main, gimana sih cara bikin web server gimana sih cara bikin ftp server, karena yang sering kutemui dan kuperagakan di internet saat itu adalah dua services tersebut. Tapi setelah beberapa bulan kemudian setelah banyak sekali desktop linux diperkenalkan pada masyarakan, dan banyak pula diadakan workshop, maka saya mulai merambah ke dunia desktop linux, tapi masih sebatas virtual Machine, baru pada pertengahan tahun 2007 aku beranikan untuk menggunakan linux dalam PCku, linux yang kupakai adalah openSuSE-10.2 aku pilih distro ini karena kemudahannya dan fleksibilitasnya, lalu kuberanikan menginjak ubuntu, yang menurut saya saat itu merupakan distro miskin, saya sebut demikian karena untuk menginstall sesuatu saya diharuskan untuk tersambung ke internet, dan instalasi kuno menggunakan tar, ./configure, dan make tidak dapat saya lakukan dalam ubuntu, dengan cara menjadikannya istri ketiga dari PC saya. jadi yang pertama adalah windows, kedua open SuSE, dan yang ketiga ubuntu. pernikahan ketiganya terpecah saat sang leptop datang, karena kekurangan space, maka saya hanya menikahkan laptop saya dengan windows dan openSuSE hingga sekarang. Karena belakangan ini distro ubuntu semakin banyak pendukungnya maka, saya berencana untuk berpindah ke ubuntu dalam aktu dekat ini, mungkin versi yang saya gunakan adalah ubuntu-7.10, karena barusan dapet repositorynya tuk versi itu dari temenku. hari ini aku masih mempersiapkan repositorynya dan mesih mencobanya pada mesin virtual. hasilnya, viola!!!! semuanya beres kecuali partisinya yang masih belum saya coba, tapi setting standard jalan normal kok. |