Setelah sukses dengan LTSP kemaren, aku dapat masalah. yaitu, kurang efektifnya penggunaan komputer karena dalam sistem LTSP yang saya gunakan menggunakan 2 komputer sebagai server yaitu komputer yang menjalankan linux (edubuntu-7.04 dalam hal ini) sebagai booting machinenya dan komputer yang menjalankan windows server 2003 sebagai desktop machine. jadi kendala yang paling umum bila menggunakan benda seperti ini adalah #1 user awam mengira bahwa windows terinstall pada setiap PC padahal PC itu hanya tempat untuk nyambung ke server aja, jadi dinyalakanlah client itu tanpa server, hasilnya BLANK tanpa output selain booting error dan press any key after .... #2 Harus menyalakan dua server terlebih dahulu baru clientnya, kebayang kan gimana klo satu server nyala tanpa yang lain, user jadi tanya "Lho ini kok gini, kok gak kayak biasanya?" #3 Pengamanan dua kali, saat satunya berurusan dengan virus yang lainnya perbaiki konfigurasi dan hak akses #4 lum da kendala lain yang lewat di kepala. dan klo saya pake benda(sistem) yang sedang kurencanakan aku hanya perlu memaintain satu mesin yang onlinennya bersamaan. tapi tetep aja yang server harus dinyalakan lebih dulu sebelum client, minimal hanya satu PC yang digituin |